Penetapan Pengadilan terhadap Status Anak Li'an dari Perkawinan yang Sah berdasarkan Test Deoksiribo Nuklead Acid

Rachmadi Usman, Diana Rahmawati

Abstract


Sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010
bertanggal 17 Pebruari 2012, Test Deoksiribo Nuklead Acid (Tes DNA) dapat menjadi
alat bukti yang autentik untuk mengetahui asal usul benih dari janin yang dikandung
oleh isteri yang di-li’an suaminya. Jika terbukti berdasarkan tes DNA,
anak li’an itu memang anak dari suami yang me-li’an isterinya, maka upaya pemulihan
terhadap status dan hak anak dapat dilakukan melalui proses pengadilan berdasarkan
Pasal 43 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (2) UU No. 1/1974 dan Pasal 103 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam. Upaya pemulihan status dan hak anak li’an itu dapat dilakukan melalui penetapan pengadilan berdasarkan bukti tes DNA, jika terbukti anak li’an mempunyai hubungan darah dengan ayahnya, hakim dapat membatalkan pengingkaran anak karena zina (melalui li’an) sebagai dasar mengubah status hukum anak li’an menjadi anaknya yang sah (anak istilhag), yang berakibat pulih kembali hubungan nasab dan keperdataan lainnya dengan ayahnya dan keluarga ayahnya.

Keywords


Perkawinan Sah; Status Anak Li’an; Tes DNA

Full Text:

PDF

References


Anshori, Abdul Ghofur. 2011. Hukum

Perkawinan Islam Perspektif Fikih dan

Hukum Positif. Yogyakarta: Universitas Indonesia Islam Press

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung. 2013. Buku II Pedoman Pelaksanaan Tugas dan administrasi Peradilan Agama Tahun 2013. Jakarta: Dirrektorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkama Agung.

Hamzani, Achmad Irwan. Maret 2015. ‘Nasab Anak Luar Kawin Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010”. Jurnal Konstitusi, 12(1) :66.

Hulam, Taufiqul. 2002. Reaktualisasi Alat Bukti Tes DNA Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif. Yogyakarta: UII Press dan Unilak Press.

Iman Jauhari. 2003. Hak-Hak Anak dalam Hukum Islam. Jakarta: Pustaka Bangsa, .

Jafizham, T. 2006. Persintuhan Hukum di Indonesia dengan Hukum Perkawinan Islam. Jakarta: Mestika.

Jalaluddin, Akhmad. 2012. “Nasab: antara Hubungan Darah dan Hukum Serta Implikasinya Terhadap Kewarisan”. Ishraqi, 10(1).

Jamaluddin dan Nanda Amalia. 2016. Buku Ajar Hukum Perkawinan. Lhokseumawe: Unimal Press.

Kolkman, Wilbert D. dkk. 2012. Hukum tentang Orang, Hukum Keluarga dan Hukum Waris di Belanda dan Indonesia. Denpasar: Pustaka Larasan; Jakarta: Universitas Indonesia, Universitas Leiden, Universitas Groningen.

Lahir Akibat dari Perceraian Li’an dalam Hukum Waris Islam (Legal Status of Children Born As A Result of Divorce Li’an Inheir IslamicLaw).. Diunduh 17 Maret 2017.

Manan, Abdul. 2006. Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.

MK, H.M. Anshary. 2014. Kedudukan Anak dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Nasional. Bandung: Mandar Maju.

Mughniyah, Muhammad Jawad. 2007. Fiqih Lima Mazhab. Jakarta: Lentera.

MUI. Putusan MK Sembrono, Over Dosis dan Bertentangan dengan Ajaran Islam,http;//www.voa-islam.com/read/Indonesia/2012/03/14/18167/muiputusan-mk-sembrono-over-dosis-bertentangan-dengan-ajaran –islam/#stahash.417oThrR.dpuf.> diunduh 7 Mei 2017

Prawirohamidjojo, R. Soetojo Prawirohamidjojo dan Marthalena Pohan. 2008. Hukum Orang dan Keluarga (Personen en Familie Recht). Surabaya: Airlangga University Press.

Prawirohamidjojo, R. Soetojo. 1986. Pluralisme dalam Perundang-undangan Perkawinan Di Indonesia. Surabaya: Airlangga University Press.

Rofiq, Ahmad. 2013. Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers

Sa’adah, Sri Lumatus. Agustus 2004. “Status Nasab Anak Akibat Li’an yang Dibuktikan dengan Tes DNA (Analisia Tes DNA Sebagai Alat Bukti)”, dalam AlAdalah, 7(2):98.

Sabiq, Sayyid. 1996. Fikih Sunnah Jilid 8, alih bahasa Moh. Thalib. Bandung: Alma’arif.

Sakirman. Desember 2015. “Telaah Hukum Islam Indonesia Terhadap Nasab Anak”. Jurnal Studia Islamika, 12(2):369.

Syafrudin, Amir. 2011. Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia Antara Munakahat

dan Undang-Undang Perkawinan.

Jakarta: Kencana Prenada Group.

Thalib, Sayuti. 1986. Hukum Kekeluargaan

Indonesia. Jakarta: Universitas Indonesia

Press,

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan

Pengembangan Bahasa. 1988. Kamus

Besar Bahasa Indoensia. Jakarta:

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Tim Penyusun. 1997. Ensiklopedi Hukum

Islam Jilid 6. Jakarta: Ichtiar Baru Van

Hoeve

Usman, Rachmadi. 2006. Aspek-Aspek

Hukum Perorangan dan Keluarga Di

Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Witanto, D.Y. 2012. Hukum Keluarga Hak

dan Kedudukan Anak Luar Kawin Pasca

Keluarnya Putusan MK Tentang Uji

Materil UU Perkawinan. Jakarta :Prestasi

Pustaka

Yustisia, Fariha, Liliek Istiqomah dan Yusuf

Adiwibowo. ”Kedudukan Hukum Anak

Yang Lahir Akibat dari Perceraian Li’an

dalam Hukum Waris Islam (Legal Status

of Children Born As A Result of Divorce

Li’an Inheir Islamic Law).

repository.unej.ac.id/bitstream/handle/

/58944/Fariha%20Yustisia.

pdf;sequence=1>. Diunduh 17 Maret

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974

tentang perkawinan (Lembaran Negara

Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor

, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesia Nomor 3019).

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989

tentang Peradilan Agama (Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun 1989

Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 3400).

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang

Perubahan Atas Undang-Undang Nomor

Tahun 1989 tentang Peradilan Agama

(Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 2006 Nomor 22,Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 4611).

Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009

tentang Perubahan Kedua Atas Undang-

Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang

Peradilan Agama (Lembaran Negara

Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor

, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 5078).

Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1990

tentang Kompilasi Hukum Islam.

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/

PUU-VIII/2010 tentang Pengujian atas

Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor

Tahun 1974 mengenai Anak Luar

Kawin bertanggal 17 Pebruari 2012.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 11

Tahun 2012 tentang Kedudukan Anak

Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

bertanggal 13 September 2012.

Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh

Nomor 18 Tahun 2015 tentang Nasab

Anak Yang Lahir Diluar Nikah (Anak

Zinah) bertanggal 9 September 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.32801/lamlaj.v4i2.129

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.32801/lamlaj.v4i2.129.g192

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lambung Mangkurat Law Journal has been indexed by:

               

 

Member Of 

Plagiarism Detection by

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

<img