Kedudukan Akta Berhubungan dengan Pelaksanaan Jabatan dari Oknum Notaris yang Berijazah Palsu

Sophia Nur Diana, Mispansyah Mispansyah, Ahmad Syaufi

Abstract


Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis kedudukan akta dalam kaitannya dengan pelaksanaan jabatan dari oknum notaris berijazah palsu, dan untuk menganalisis pertanggungjawaban oknum notaris yang berijazah palsu terhadap akta notaris. Ini adalah penelitian hukum normatif mendasarkan pada penelitian kepustakaan. Penelitian ini dilakukan dengan mengolah sumber bahan hukum yang didukung oleh konsep dan teori untuk mendukung solusi untuk masalah utama yang dipelajari. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa posisi akta notaris dibagi menjadi dua kategori, yaitu: (a) posisi akta notaris yang dibuat oleh oknum notaris yang berijazah palsu, apakah akta otentik tersebut tetap memiliki posisi sebagai akta otentik dengan mempertimbangkan unsur utilitas dalam penegakan hukum; dan (b) posisi akta notaris yang dibuat oleh oknum notaris berijazah palsu, diturunkan menjadi akta notaris karena tidak memenuhi persyaratan akta otentik yang diatur dalam Pasal 1868 KUH Perdata, yaitu akta tersebut harus dibuat oleh atau di hadapan pejabat umum yang berwenang. Tanggung jawab Notaris atas penggunaan ijazah palsu Sarjana Hukum (Magister Studi Notaris) adalah (a) tanggung jawab pidana; (B) tanggung jawab hukum perdata; (c) tanggung jawab administratif; dan (d) tanggung jawab berdasarkan Kode Etik Notaris.

 


Keywords


Kedudukan; Akta; Notaris: Berijazah; Palsu

Full Text:

PDF

References


Buku

Adjie, Habib. Sanksi Perdata dan Sanksi Administratif Terhadap Notaris Sebagai Pejabat Publik. Bandung : Refika Aditama, 2008.

Djojodirdjo, Moegni. Perbuatan melawan hukum : tanggung gugat (aansprakelijkheid) untuk kerugian, yang disebabkan karena perbuatan melawan hukum. Jakarta: Pradnya Paramita, 1979.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.

Komariah. Edisi Revisi Hukum Perdata, Malang: Universitas Muhammadiyah Malang, 2001.

Chazawi, Adami. Kejahatan Terhadap Pemalsuan. Jakarta: Rajawali Pers, 2000.

Darus, M. Luthfan Hadi. Hukum Notariat dan Tanggungjawab Jabatan Notaris. Yogyakarta: UII Press, 2017.

Tedjosaputro, Liliana.Etika Profesi Notaris dalam Penegakan Hukum Pidana. Yogyakarta: PT. Bayu Indra Grafika, 1995.

Jurnal

Anand, Ghansham and Syafruddin. “Pengawasan Terhadap Notaris dalam Kaitannya dengan Kepatuhan Menjalankan Jabatan.” Lambung Mangkurat Law Journal 1, no. 1 (2016): 91. https://lamlaj.ulm.ac.id/web/index.php/abc/article/view/10

Lestari, Santi Rosiana, Ichsan Anwary and Mispansyah. “Position Offenses By Notary In Making Authentic Deed: Reviewing The Notary Responsibility.” Lambung Mangkurat Law Journal 2, no.2 (2017):239. https://lamlaj.ulm.ac.id/web/index.php/abc/article/view/47

Internet

Dungge, Rasjuddin. “Hubungan 3 Tujuan Hukum, Kepastian Hukum, Kemanfaatan Dan Keadilan.” Blogger. Last modified 2013. Accessed July 24, 2018. http://rasjuddin.blogspot.com/2013/06/hubungan-3-tujuan-hukum-kepastian-hukum.html?m=1.

Peraturan Perundang Undangan

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Kode Etik Notaris;

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.




DOI: https://doi.org/10.32801/lamlaj.v5i2.187

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lambung Mangkurat Law Journal has been indexed by:

               

 

Member Of 

Plagiarism Detection by

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

<img