Konsep Hukum Whistleblower dalam Hukum Positif Indonesia

Yasmin Khairiyyah, Dwiyanti Agustina

Abstract


Terminologi Whistleblower mulai diperkenalkan di Indonesia dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam undang-undang tersebut, whistleblower dikenal dengan istilah Pelapor. Meski begitu, hingga saat ini Indonesia belum mengatur secara komprehensif terkait Pelapor sehingga memberikan implikasi terhadap sempitnya konsep hukum Pelapor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsep Pelapor dalam hukum positif di Indonesia saat ini dan untuk diadakannya legal reform terhadap konsep hukum Pelapor di Indonesia. Metode penelitian adalah yuridis-normatif dengan menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan perbandingan hukum secara mikro pada tingkatan legal concept. Hasil penelitian ini (1) Konsep hukum Pelapor dalam aturan hukum positif di Indonesia saat ini menekankan Pelapor sebagai seorang yang mengetahui dan memberikan laporan terkait tindak pidana tertentu yang bersifat serius maupun tindak pidana lainnya yang bersifat terorganisir yang mana hanya berorientasi pada penegakan hukum. (2) Konsep hukum Pelapor di Indonesia di masa yang akan datang akan memperluas tindak pidana yang dapat dilaporkan oleh Pelapor yaitu dengan tindak memberikan batasan terhadap bentuk tindak pidana dan tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum namun juga penanggulangan dengan merujuk pada aturan mengenai Whistleblower yang ada di Afrika Selatan yaitu Witness Protection Act 112 of 1998 dan Protected Disclosures Act 26 of 2000.



Keywords


Konsep Hukum; Pelapor; Perbandingan Hukum; Whistleblower.

Full Text:

PDF

References


Kasiyanto, Agus. Tindak Pidana Korupsi Pada Proses Pengadaan Barang & Jasa. Jakarta: Kencana, 2018.

Mulyadi, Lilik. Perlindungan Hukum Whistleblower dan Justice Collaborator dalam Upaya Penanggulangan Organized Crime. Bandung: Alumni, 2015.

UNODC. Praktek Terbaik Perlindungan Saksi Dalam Proses Pidana Yang Melibatkan Kejahatan Terorganisir. Jakarta : Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), 2010.

Jurnal

Lewis, David and Tina Uys. “Protecting Whistleblowers at Work a Comparison of the Impact of British and South African Legislation.” Managerial Law 49, no. 3 (2007): 87. https://www.emerald.com/insight/content/doi/10.1108/03090550710816492/full/html.

Lubisi, S. and H. Bezuidenhout. “Blowing the whistle for personal gain in the Republic of South Africa: An option for consideration in the fight against fraud ?.” Southern African Journal of Accountability and Auditing Research 18 (2016): 56. http://hdl.handle.net/2263/58603.

Hikmawati, Puteri. “Upaya Perlindungan Whistleblower dan Justice Collaborator dalam Tindak Pidana Korupsi.” Negara Hukum 4, No. 1 (2013): 102. https://jurnal.dpr.go.id/index.php/hukum/article/view/197.

Muhammad, Rusli. “Pengaturan dan Urgensi Whistle Blower dan Justice Collaborator dalam Sistem Peradilan Pidana." Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 22, No. 2 (2015): 214. https://journal.uii.ac.id/index.php/IUSTUM/article/view/5117.

Internet

Jason, Andre. “Kasus ‘Papa Minta Saham’ Dan Kondisi Whistleblowing Di Indonesia.” Medium. Last modified 2017. Accessed May 14, 2020. https://medium.com/@andrejason14/kasus-papa-minta-saham-dan-kondisi-whistleblowing-di-indonesia-1c2bf3ae20bc.

“Dua Pelapor (Whistleblower) Korupsi Yang Dilindungi LPSK Justru Terancam Masuk Penjara.” (ICJR) Institute For Criminal Justice Reform. Last modified 2017. Accessed May 2, 2020. https://icjr.or.id/dua-pelapor-whistleblower-korupsi-yang-dilindungi-lpsk-justru-terancam-masuk-penjara/.

"Kerap Lihat Anak Yang Masih Balita Dianiaya, Sang Ibu Tak Berani Laporkan Suami Kedua ke Polisi”. WartaKotaLive. Last modified 2020. Accessed September 4, 2020. https://wartakota.tribunnews.com/2020/07/17/kerap-lihat-anak-yang-masih-balita-dianiaya-sang-ibu-tak-berani-laporkan-suami-kedua-ke-polisi.




DOI: https://doi.org/10.32801/lamlaj.v5i2.163

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lambung Mangkurat Law Journal has been indexed by:

               

 

Member Of 

Plagiarism Detection by

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

<img