Pertanggungjawaban Bank terhadap Nasabah Akibat Pemalsuan Tanda Tangan

Annisa Hidayati

Abstract


Penelitian ini adalah bagaimana bentuk pertanggungjawaban bank
terhadap nasabah yang menjadi korban tanda tangan palsu oleh pihak lain. Juga
yang dibahas adalah perlindungan hukum yang diberikan kepada nasabah bank yang
menjadi korban tanda tangan palsu oleh pihak lain. Bentuk pertanggungjawaban
bank adalah dengan mengamankan uang nasabah. sebaik mungkin. Cara yang
dapat dilakukan adalah kewajiban bagi bank untuk menjadi anggota LPS sehingga
dapat memberikan perlindungan bagi deposan penabung yang akan menyetor.
Manajemen bank juga harus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan
bisnis perbankan. Perlindungan hukum yang diberikan kepada pelanggan harus
bersifat preventif dan penyegaran, yaitu pihak perbankan harus menjalankan bisnis
perbankan di bawah hukum dan peraturan yang berlaku dan menyediakan forum
mediasi perbankan yang berfungsi untuk menyelesaikan keluhan pelanggan yang
merasa hak mereka terganggu.

 


Keywords


Kreditur; Perlindungan Hukum; Pemalsuan Tanda Tangan

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.32801/lamlaj.v3i2.73

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lambung Mangkurat Law Journal has been indexed by:

               

 

Member Of 

Plagiarism Detection by

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

<img