Keabsahan Perjanjian Pengikatan Jaminan dengan Polis Asuransi Jiwa Sebagai Objek Jaminan

Riky Rustam

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan mengenai keabsahan
perjanjian
pengikatan jaminan dengan polis asuransi jiwa konvensional sebagai objek
jaminan. Masalah yang diteliti adalah mengenai penentuan perikatan sebagai suatu
benda berdasarkan Pasal 511 ayat (3) KUHPerd dan keabsahan perjanjian pengikatan
jaminan yang menggunakan polis asuransi jiwa sebagai objeknya. Metode yang dipakai
dalam penelitian ini adalah penelitian normatif dengan mengumpulan data secara studi
pustaka (library research). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa benda dalam suatu
perikatan bukanlah perikatan itu sendiri, melainkan prestasi
atau utang yang terkandung
dalam perikatan tersebut,dengan demikian, ada atau tidaknya prestasi sangat mempengaruhi
bisa atau tidaknya suatu perikatan diklasifikasikan sebagai benda. Polis asuransi jiwa 

bukanlah salah satu benda sebagaimana
yang ditentukan Pasal 511 ayat (3) KUHPerd,
dengan demikian perjanjian
pengikatan jaminan yang menggunakan polis asuransi jiwa
konvensional sebagai objek jaminan adalah tidak sah karena tidak memenuhi syarat sahnya
perjanjian “suatu hal tertentu” berdasarkan Pasal 1320 KUHPerd.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.32801/lamlaj.v1i2.21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Lambung Mangkurat Law Journal has been indexed by:

               

 

Member Of 

Plagiarism Detection by

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

<img